![]() |
| sikucing |
![]() |
| rakyat dan pejabat rakyat |
Apa coba dikatakan menaungi rakyat tapi buktinya menghabisi rakyat, repot juga juga sech jadi rakyat yang tak selamanya merdeka dari kesendirian yang berjamaah.
Makan nasi kucing sendiri apa berjamaah..
Sendiri bang???
Kata rakyatnya yang lagi sendiri,,,
Semalam nasi kucing dicari sama pemiliknya sikuciiing beneran, mana ne nasiku????
Masak hilang lagi,,,
Sapa yang makan nasi kucingkuu???
Tiba2 rakyat angkat tangan bertanda hadir,,
Saya yang makan, maafkan aku.
Sambil wajah berpaling melangkah kedepan pergi menghilang seirama kolaborasi antara jin, malaikat, setan.
Sambil bingung sikucing merasa kelaparan????
Tok tok,,,
Pintu diketok, bertanda ada oorang bertamu sopan berpakaian mewah, menaiki mobil terbaru yang ada pada saat zamannya. Perlahan sikucing keluar untuk membukan pintu dari gubuk reyoot bila itu pintu ditendang pelan akan hancur sempurna kehancurannya??
Kreeeeeekkkk,,,,
Pintu dibuka,
Siapa,???
Ada perlu apa???
Kenapa????
Dari mana????
Tanya sikucing”
..
Saya adalah pejabat rakyat,.. “dengan nada sopan dia menjawab”
Saya datang kemari hanya meminta uang, untuk beli BBM… mobil saya BBM nya habiis.. karena saya punya uang untuk beli berlian, maka hanya BBM saya meminta kerelaannya dari kamu sikucing, tidak banyak dan hanya sebesar 1 M.
Sambil bingung sikucing berfikir, dan mau bicara tapi sipejabat rakyat ne tidak mendengarnya dan melanjutkan pembicaraannya.
Saya juga minta segenap bidang tanah untuk pembuatan warung pizza.
Sehingga saya bisa makan enak setiap hari..
…. (dengan sopan)
Ajudannya plus bodigatnya masuk ramah, sekali lagi tetap sopan pelan..
Mengambil semua harta sikucing yang bengong karena setiap mau berkata marah, tidak didengarkan ato pura2… melamun dalam kemarahan sikucing kehilangan semua nasi kucingnya karena diambil rakyat satu dan diambil pejabat rakyat sebanyak 100.
…
…..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar