Laman

9 Jan 2012

aku bodoh tapi sukses

Sangat mujur sekali dan tidak pernah mendapatkan kesialan, bisa dikatakan seperti itu temanku ini namanya yoni, entah kenapa dia selalu beruntung diantara teman-teman yang lain. Dalam nilai ujian selalu saja bagus tidak pernah mendapatkan nilai C apalagi soal pacar, selalu mendapatkan pacar yang cantik dan tajir. Ya ini namanya hidup, tapi sayangnya yoni kurang bersosialisai dengan teman-temannya karena yoni pilih-pilih soal teman, hanya yang di anggap pintar dalam kelas kuliahnya saja yang dijadikan teman.
Yoni kuliah mengambil jurusan teknik industry dan sekarang semester lima, dan kosannya tidak jauh dari kampusnya, karena masih dibilang bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
            Ujian akhir semester tiba, anak industry bisa dibilang rajin dalam kuliahnya dan sebagian tergolong cerdas-cerdas tapi yang lebih buruk ada seorang yang bernama toni, dia sebenarnya rajin sentah nasib apa dia kurang beruntung disetiap mata kuliahnya.
Tadi malem belajar lembur ya?? “ tanya toni kepada yoni”
Kenapa harus belajar wong mata kuliahnya saja mudah, lah nanti di isi sebisanya saja??? Jawab toni sepuasnya”
Memang yoni selalu menganggap remeh semua mata kuliah, tapi entah kenapa nilai A selalu hinggap pada nya. Dan sialnya toni selalu di lecehkan sama teman-temannya karena kurang mampus disetiap mata kuliah dan selalu mendapatkan nilai yang kebanyakan di perolehnya adalah nilai C. tapi toni mudah bergaul dan bersosialisasi.
            Akhirnya waktu menunjukkan tepat jam 08.00 yaitu waktu masuk ujian mata kuliah kewirausahaan, semua mahasiswa masuk ke ruang ujian termasuk yoni dan toni, semuanya duduk rapi. Dan dosen pengawas pun membagikan lembar soal dan jawaban.
Satu jam berlalu dan yoni telah selesai mengerjakan semua soalnya, walaupun tadi sempat tanya bangku sampingnya yaitu eni. Tapi berbeda sama toni dia baru saja mengerjakan dua soal sedangkan waktu berputar lebih cepat yaitu lima belas menit lagi dan soal yang belum dikerjakan juga sama yaitu dua soal.
Sss……
Ssss,,,,, suara toni mendesis, berharap ada teman yang mendengarkannya. Tapi teman-temannya tidak ada mau yang menoleh padanya.
Yon,,, yon,,, ‘” toni memanggil toni”
Berharap sekali yoni menoleh untuk membagi jawabannya tapi sayangnya tidak respon positif dari yoni,,
Aku belum semua, tinggal sedikit lagi “ jawab yoni”
Padahal soal-soal yoni sudah dikerjakan semua, tapi dia malah berkata belum selesai. Yoni tidak mempunyai rasa kasihan kepada temannya padahal yoni tadi juga mencontek punya eni. Seumpanya yoni juga menerima perlakuan seperti itu dari temannya apa yang akan dilakukannya. Berbeda dengan toni, toni tetap biasa menerima sikap seperti itu dari temannya walaupun toni sebenarnya kalau yoni juga sempat mencotek jawaban eni.
Ton kamu koq bingung, sudah belum, waktunya lima menit lagi. “ sapa veni”
Iya ne kurang dua soal…
Ne nyontek punya ku saja???
Akhirnya toni bisa mengerjakan semua soalnya, walaupun yang dua soal toni mencotek jawaban veni..
Ehem,,,,
Eheem….
Batuk dosen pengawas, mengagetkan toni yang sedang menulisa jawaban dari veni.
Kerjakan sendiri-sendiri ya,,,,,????? Kata dosen pengawas,,,,,
Ayo cepat dikumpulkan, waktunya sudah habis,,,,,,
…….
Selasai ujian semua temen berkumpul di depan ruangan sambil bercanda dan tertawa,  dan pulang ke kosan masing-masing. Dan di tengah perjalanan pulang toni ketemu veni.
Terimakasih ya ven,, tadi atas contekannya?????
Oke,,,,???? Jawab veni”
Tiga semester berjalan begitu cepat, sekarang toni semester tapi toni belum juga lulus, sedangkan yoni dan teman-temannya sudah pada lulus. Temen-temen toni yang satu angkatan tinggal beberapa saja yang belum lulus.
Sampai tepatnya semester Sembilan toni di wisuda. Toni seneng banget akhirnya lulus walaupun dengan nilai yang tidak tinggi yaitu dengan IPK 3,00 . berbeda dengan kebanyakan teman-temannya yang rata-rata memiliki IPK 3,60.
Setelah lulus toni langsung mencari kerja kesana kemari, dengan cepat toni mendapatkan pekerjaan kerena toni terkenal supel kepada semua orang dan banyak teman juga. Toni bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan sepatu terkenal. Tapi toni akhirnya mengangkat toni sebagai wakil menejer perusahaan karena di lihat dari kinerjanya yang sangat bagus selain itu toni cepat bisa bergaul dan berkomunikasi dengan orang baru di kenalnya, jadi ketika bosnya melihatnya secara langsung, bosnya langsung saja berminat dengan cara bekerjanya siapa tahu dengan mengangkatnya menjadi wakil menejer bisa menjadikan perusahaan menjadi bertambah maju.
Mudah berkomunikasi dengan orang lain merupak suatu kecerdasan emosional yang bagus dalam berbisnis.
Kerjamu sangat bagus dan selalu mengalami peningkatan “ puji bosnya kepada wakil menejernya yang baru bekerja empat bulan”.
Bapak bisa saja….
Begini sebenarnya saya ini mempunyai banyak perusahaan sedangkan saya sibuk sekali kalau gak keberatan saya akan mempercayakan perusahaan sepatu ini kepada kamu,,????
Terimakasih atas kepercayaan bapak????
Akhirnya toni menjadi seorang pengusaha besar dan selalu meningkatkan bisnisnya, sedangkan teman-teman toni yang lulus kuliah lebih cepat kebanyakan nganggur. Dan termasuk yoni.

Tidak ada komentar: