Hari ini, adalah awal yang terberat
dalam masa-masa kuliah gue atau bisa juga dikatakan dengan sebuah tantangan. Siang
ini adalah saksi bisu dimana gue akan mulai mengerjakan tugas akhir kuliah yang
ditandai dengan coretan tiga lembar yang telah gue buat “mau dibawa kemana
skripsi gue” nah itu ntar gue serahin ke pembimbing…
Ooooh,,, muga pembimbig gue mudeng
skirpsi gue mau dibawa kemana..
Yang penting tidak dibawa bingung
dan strees aja itu menurut gue
Soooal nanti apa bisa
nulisnya,ngerjakannya, penelitiannya. Itu mah soal gampang just e #menghayal. Dengan
IPK dibawah rata2 sok2 an mau ngerjain tugas akhir tiung—tiung—tuiiiiing itu
yang selalu teman gue katakana pada gue..
Fuck youuuuuuuu friend..
Gue juga bisa lulus..
Dalam hati tertawa, udahlah gak
usah panas-panasan musim hujan telah tiba koq, musim ini adalah musimnya
semester akhir ngerjain tugas akhir
No malas2an
No smsan
No na nona
Hahahahaha
Ibarat buku yang lagi kosong ne ye…
gue adalah satu lembar di antara ratusan lembar buku yang sama-sama kosongnya. Tapi
beda lembaran gue ne kuceel nian. Terus ada orang liat n mau nulis. Kira2 jadi
nulis gak…
Pasti tidak…
Gue harus nyetrika lembaran gue
supaya lebih halus, oh paling tidak setara dengan lembaran yang ada dalam buku
tersebut. Begitu tiap hari gue setrika akhirnya halus, halus nian sampai
ujungnya gak terasa ada lubang terbakar karena kepanasan. Begitu berat
perjuangan gue.
Kan kusimpan kertas lembaran
perjuangan gue sampaiiiiiii….
Sampaiiii ,,,
Ayooo luluuus